• (024) 6723456
  • Rini@stekom.ac.id

Endorsement adalah tindakan dukungan atau persetujuan. Misalnya, ketika seseorang menyarankan Anda mencoba restoran baru, melihat film atau membeli semacam gadget, itu adalah endorsement.


Dalam konteks presentasi, endorsement secara khusus merujuk pada orang lain selain Anda untuk mendukung pernyataan atau pesan presentasi Anda.


David Pranata dalam bukunya Speak With Power menjelaskan bahwa dengan mengutip pendapat ahli berarti secara tidak langsung Anda telah meminjam kredibilitas mereka untuk menyampaikan pesan Anda. Pendapat ahli tersebut dapat dikatakan endorsement bagi pesan presentasi Anda.


Selain itu, Tony Burns dan Olivia Mitchell yang menjalankan program Nail That Presentation menjelaskan bahwa ada dua jenis endorsement, yaitu : eksplisit atau implisit.


Endorsement yang bersifat eksplisit adalah ketika seseorang membuat pernyataan atau rekomendasi yang kemudian Anda kutip untuk mendukung pernyataan Anda.


Misalnya, untuk mendukung rekomendasi Anda untuk membeli sebuah perangkat lunak baru, maka Anda dapat mengutip seorang Manajer Penjualan PT Sukses Maju yang sebelumnya telah membeli perangkat lunak tersebut, dengan mengatakan “Perangkat lunak ini telah merevolusi layanan dan retensi pelanggan PT Sukses Maju.” Itu akan menjadi dukungan eksplisit.


Atau jika Anda tidak memiliki kutipan langsung, maka Anda dapat menunjukkan bahwa sebuah organisasi telah berhasil mengimplementasikan perangkat lunak itu. Itu akan menjadi dukungan implisit. Endorsement implisit dapat berasal dari tindakan individu atau kelompok seperti : organisasi, perusahaan, atau bahkan negara.


Mengapa bermanfaat bagi Anda sebagai seorang presenter untuk memiliki endorsement bagi pesan presentasi Anda ?


Karena itu menunjukkan bahwa bukan hanya Anda yang mempromosikan ide tersebut, tetapi orang lain juga merekomendasikannya atau telah berhasil menerapkannya. Memiliki dukungan eksternal ini menambah kredibilitas ide Anda dan lebih persuasif.


Endorsement dapat bekerja karena kita sangat dipengaruhi oleh apa yang orang lain lakukan, katakan, dan rekomendasikan. Dalam psikologi, hal itu disebut “Bukti Sosial”.


Dalam presentasi, kita sering meminta audiens untuk menerima ide baru atau melakukan sesuatu yang tidak mereka kenal. Menggunakan kekuatan Bukti Sosial sangat berguna dalam situasi ini, karena audiens Anda akan merasa lebih percaya diri, jika Anda dapat menunjukkan bahwa orang lain juga telah melakukannya dan merekomendasikannya.


Tony Burns dan Olivia Mitchel menjelaskan ada tiga acara untuk melihat sumber endorsement untuk presentasi.


Mari kita bahas satu per satu.


Sumber Endorsement # 1 : Orang Yang Mirip Dengan Audiens.


Endorsement lebih mungkin berfungsi bila berasal dari orang atau kelompok yang mirip dengan audiens Anda. Kita lebih mudah dibujuk oleh rekomendasi dari seseorang yang memiliki nilai, minat atau kekhawatiran yang sama dengan kita.


Kita cenderung mengatakan pada diri kita sendiri, “jika ini berhasil digunakan oleh orang itu yang mirip dengan saya, maka itu mungkin akan bekerja juga untuk saya”.


Dalam presentasi jika bukti dukungan untuk pesan presentasi Anda berasal dari salah satu anggota audiens Anda, maka anggota audiens yang lain akan mudah menerima pesan presentasi Anda. Jadi, anggota audiens yang lain cenderung berhubungan dengannya dan dibujuk oleh endorsement-nya.


Sumber Endorsement # 2 : Orang Yang Dihormati


Jika kita menghormati seseorang, kita lebih cenderung mendengarkan pendapat mereka dan menindaklanjutinya. Misalnya, jika Anda berbicara tentang investasi, maka Anda dapat mengutip investor yang sangat dihormati seperti Warren Buffet atau dalam bidang sains Albert Einstein.


Anda juga dapat memasukkan dukungan dari orang-orang yang tidak terkenal dan dihormati berdasarkan “individu”, tetapi mereka mewakili lembaga yang “dihormati”. Misalnya, mereka bisa menjadi peneliti di universitas atau manajer senior di perusahaan yang dihormati.


Sumber Endorsement # 3 : Selebriti.


Di dunia periklanan menunjukkan bahwa pendekatan menggunakan selebriti ini berhasil. Tetapi, ketika Anda memilih endorsement dari selebriti, maka Anda harus mempertimbangkan skeptisisme audiens Anda, karena beberapa orang mungkin menemukan endorsement selebriti yang menggurui dan mungkin menantang kredibilitasnya.


Dalam presentasi, Anda bisa menunjukan endorsement, misalnya dari seseorang yang terkenal sebagai selebriti. Kita menyukai kutipannya, karena kata-katanya bijak dan menginspirasi.


Namun, ada risiko yang perlu Anda perhatikan untuk menggunakan selebriti sebagai sumber dukungan Anda, karena ada potensi yang dapat mempolarisasi audiens. Beberapa orang mencintainya, beberapa orang tidak.


Secara umum, selebriti dapat Anda gunakan sebagai endorsement untuk mendukung pesan presentasi Anda.


Demikianlah, 3 sumber bukti endorsement untuk mendukung pesan presentasi Anda.


Pertama, orang yang mirip dengan audiens.


Kedua, orang yang dihormati.


Ketiga, selebriti.


Jadi, jika Anda mencari kredibilitas tambahan dan dukungan eksternal untuk pesan presentasi Anda, maka endorsement bisa jadi pilihan. Endorsement sebagai bukti sosial dapat memperkuat pesan presentasi Anda.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved