• (024) 6723456
  • Rini@stekom.ac.id

Dalam istilah bisnis dan keuangan, margin didefinisikan sebagai perbedaan antara membuat atau membeli produk kepada penjual dan harga jualnya. Margin Laba Kotor mencakup instrumen keuangan yang digunakan untuk menentukan kesehatan keuangan bisnis dengan menunjukkan jumlah uang yang tersisa setelah biaya produksi dikurangi dari penjualan.
Sebaliknya, margin laba bersih adalah metrik keuangan yang menentukan profitabilitas bisnis dengan menunjukkan persentase sisa penjualan setelah dikurangi biaya bisnis, bunga, pajak, dan dividen pilihan.
“Profitabilitas” adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dari kegiatan normal bisnisnya. Parameter yang digunakan untuk menganalisis kapasitas laba suatu perusahaan, dikenal dengan “Profitability Measure”. Tiga metrik terpenting dalam konteks ini adalah margin laba kotor, margin laba operasi, dan margin laba bersih.
Definisi margin laba kotor
GP Margin, atau margin laba kotor, adalah metrik yang menunjukkan seberapa baik perusahaan telah mengelola kegiatan bisnis intinya (dalam hal material, tenaga kerja, dan biaya langsung) sehingga organisasi menghasilkan keuntungan. Margin kotor didasarkan pada laba kotor yang diperoleh perusahaan dari penjualan bersih.
Dengan bantuan margin laba kotor, perusahaan dapat membandingkan laba kotor saat ini dengan laba yang dicapai di masa lalu. Selain ramalan ini, perusahaan juga menghasilkan keuntungan di masa depan. Setelah menentukan margin GP, perusahaan juga dapat mengurangi atau mengendalikan berbagai biaya sehingga margin dapat meningkat di masa mendatang.
Definisi margin laba bersih
Margin laba bersih (NP margin), atau margin laba, adalah metrik yang digunakan oleh perusahaan untuk menentukan persentase laba aktual yang dibuat dalam periode akuntansi tertentu. Ini didasarkan pada laba bersih yang diperoleh dengan mengurangi bunga, biaya dan pajak dari laba kotor. Laba bersih muncul di garis bawah laporan laba rugi.
Margin laba bersih memungkinkan perusahaan untuk mengetahui seberapa efisien perusahaan telah mengalokasikan sumber dayanya untuk mengubah penjualannya menjadi laba aktual. Perkiraan untuk keuntungan masa depan juga dapat dibuat dengan menggunakan NP Margin. Selain itu, perusahaan dapat menghilangkan biaya tetap atau variabelnya sehingga margin akan meningkat di masa mendatang. Selain itu, langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan profitabilitas setelah menentukan margin laba bersih.
Perbedaan utama antara margin laba kotor dan margin laba bersih
    Margin laba kotor adalah parameter yang menunjukkan persentase laba sebelum biaya tidak langsung. Margin laba bersih adalah parameter yang menunjukkan laba setelah pengeluaran tidak langsung.
    Margin laba kotor didasarkan pada laba kotor, sedangkan margin laba bersih didasarkan pada laba bersih.
    Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa margin laba kotor adalah metrik yang digunakan untuk menunjukkan efisiensi perusahaan dalam kegiatan produksi dan penjualannya. Di sisi lain, margin laba bersih menunjukkan kesehatan keuangan dan posisi pendapatan perusahaan yang sebenarnya.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved