• (024) 6723456
  • Rini@stekom.ac.id

Mengenal Sejarah Panjang E-Commerce

Zaman sekarang, siapa sih yang tidak pernah belanja di e-commerce? Tidak punya akun, masih mungkin. Tapi kalau tidak pernah belanja, rasanya tidak mungkin.

Nah, bicara mengenai e-commerce, saat ini di Indonesia sendiri sudah tersedia banyak sekali yang bisa dipilih. Namun, tahukah kamu sejarah dari e-commerce itu sendiri? Jika belum tahu, tidak perlu khawatir karena artikel ini akan merangkumnya berdasarkan sumber yang didapat dari beberapa sumber

1960 – 1979

E-commerce (electronic commerce) saat ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet. Namun pada tahun 1960-an, transaksi e-commerce masih dilakukan dengan memanfaatkan primitive computer network, yaitu melalui EDI (Electronic Data Interchange). Jaringan EDI ini memungkinkan terjadinya pengiriman dokumen antar mesin yang ada pada perusahaan lain. Pada tahun 1969, mahasiswa teknik elektro mendirikan CompuServe technology dengan menggunakan dial-up connection.

Pertukaran data dan teleshopping yang terjadi pada tahun 1970 mulai membuka jalan terjadinya toko e-commerce modern. Tepatnya pada tahun 1979 ketika seorang penemu dari Inggris bernama Michael Aldrich mulai memperkenalkan belanja online. Pada saat itu, proses belanja dilakukan dengan menghubungkan TV yang telah dilakukan modifikasi ke komputer yang akan memproses transaksi melalui jaringan telepon.

1980-1989

michael aldrich

michael aldrich

Pada tahun 1980, Michael Aldrich mulai memasarkan sistem belanja tersebut ke berbagai negara, seperti Inggris, Irlandia, dan Spanyol, dengan market pasarnya adalah B2B. Pada tahun ini, tidak semua orang memiliki komputer dan biasanya komputer hanya dimiliki oleh bisnis maupun universitas yang melakukan penelitian.

Pada tahun 1982, Boston Computer Exchange mulai diperkenalkan dan merupakan perusahaan e-commerce pertama di dunia. Fungsi utamanya adalah, sebagai tempat transaksi orang yang ingin menjual komputer bekas mereka.

Pada tahun 1984, CompuServe mulai memperkenalkan Electronic Mall. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan lebih dari 100 orang penjual. Electronic Mall tidak berhasil meraih kesuksesan, tetapi merupakan salah satu e-commerce online pertama yang memiliki peran penting dalam sejarah e-commerce.

1990-1999

Pada tahun 1991 National Science Foundation mencabut larangan penggunaan internet untuk keperluan komersial. Pada tahun 1992 Charles M. Stack memperkenalkan toko buku online pertama di dunia, yaitu Book Stacks Unlimited.

Pada tahun 1994, Marc Andressen dan Jim Clark menciptakan Netscape Navigator sebagai alat penelusuran. Netscape 0.1 menampilkan protokol pengaman yaitu Secure Socket Layer (SSL) untuk mengamankan semua transaksi online. Selama tahun 1990-an, Netscape menjadi web browser yang paling umum digunakan. Di tahun  yang sama, New York Times memberitakan bahwa seorang pria bernama Phil Brandenberger membeli album Sting dari komputernya.

Pada tahun 1995, Amazon sebagai salah satu e-commerce mulai diperkenalkan oleh Jeff Bezos. Di tahun yang sama, Pierre Omidyar juga memperkenalkan e-commerce yang tidak kalah dari Amazon yaitu AuctionWeb atau yang lebih dikenal dengan eBay. Keduanya melayani transaksi jual beli lintas negara.

2000- hingga sekarang

Saat ini, e-commerce baru terus bermunculan baik lokal maupun internasional.  Sistem pembayaran untuk transaksi e-commerce juga semakin beragam sehingga memudahkan pembeli melakukan transaksi. Menurut hasil penelitian yang diungkap dalam situs bigcommerce, dalam 14 tahun terakhir kemajuan e-commerce meroket dengan tajam. Dan kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat.

Wah, ternyata panjang juga ya sejarah e-commerce hingga sampai menjadi seperti sekarang ini. Semoga informasi di atas bermanfaat dan menjawab

 

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved