• (024) 6723456
  • Rini@stekom.ac.id

Pemanfaatan media sosial dalam promosi produk kita

      Di era yang serba digital ini, semua orang tidak akan lepas dari penggunaan internet. Internet memberikan berbagai kemudahan dengan akses yang cepat, yang membuat kebanyakan orang menggunakannya karena begitu praktis. Kemudahan tersebut salah satunya yaitu semua orang dapat mengakses berbagai sumber informasi yang digunakan untuk berbagai keperluan mereka. Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Jumlah itu telah meningkat 12,35% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang.

 

        Mayoritas pengguna internet menghabiskan waktu mereka untuk menggunakan media sosial. Media sosial sudah menjadi tempat interaksi rutin banyak orang belakangan ini. Mereka membagikan momen mereka dan saling berinteraksi dengan orang lain di platform digital tersebut. Adapun, Whatsapp menjadi media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Persentasenya tercatat mencapai 88,7%. Setelahnya ada Instagram dan Facebook dengan persentase masing-masing sebesar 84,8% dan 81,3%. Sementara, persentase pengguna TikTok dan Telegram berturut-turut sebesar 63,1% dan 62,8%.

 

        Melihat banyaknya pengguna yang menggunakan media sosial, hal tersebut menjadi sasaran yang tepat sebagai media pemasaran bagi para pebisnis, salah satunya bisnis online shop. Online shop menjadi metode belanja yang populer sejak pesatnya perkembangan internet. Kenapa tidak, online shop sangat memberikan banyak kemudahan bagi pebisnis maupun konsumen. Bagi pebisnis, online shop dapat dijalankan oleh siapa saja, dengan cakupan wilayah yang luas, dan hemat biaya karena tidak perlu sewa tempat. Sementara bagi konsumen, kita lihat pada survei berikut, Jakpat menyebar survei pada 1.493 responden pada 28 September-8 Oktober 2020. 78,3% responden memilih berbelanja secara online karena tak perlu pergi ke mana pun, 76,6% responden mengatakan karena banyaknya diskon atau promo saat berbelanja online. 

 

Media sosial Instagram sangat potensial untuk dijadikan sarana pemasaran saat ini, karena dengan melihat jumlah data penggunanya, sangat jelas bahwa media sosial tersebut sangat populer. Pemasaran yang dilakukan di media sosial tidak terjadi begitu saja, butuh waktu dan proses agar para  followers melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan. Berikut beberapa strategi yang diperlukan, agar pemasaran di Instagram berjalan dengan efektif dan dapat meningkatkan penjualan.

 

 

1.  Atur profil akun online shop dengan baik

Buatlah bio Instagram dengan baik, susun kalimat yang sesuai dengan produk bisnis. Gunakan foto profil yang memberikan image terhadap bisnis kamu, contohnya menggunakan logo yang menjadi branding bisnis. Lalu atur lah feeds atau halaman muka profil agar terlihat rapi dan estetis, caranya dengan menyamakan warna dan corak di setiap foto atau video yang akan diunggah nantinya.

 

2.  Temukan target pasar atau calon konsumen

Dengan media sosial yang dimiliki, kita dapat mencari calon konsumen yang tertarik dengan produk kita. Calon konsumen dapat kita temukan dari akun media sosial kompetitor kita yang sejenis, caranya yaitu berinteraksi dengan calon konsumen melalui kolom komentar kompetitor kita. Kita juga bisa saling follow dengan beberapa calon konsumen pertama kita, agar akun online shop kita dapat berkembang. Selain itu, kita dapat mengikuti hashtag yang berkaitan dengan produk kita, agar ketika nantinya kita akan memposting menggunakan hashtag tersebut, produk kita dapat dilihat banyak orang.

 

3.  Rajin membuat konten yang berkualitas

Konten adalah hal utama yang harus dilakukan dalam melakukan pemasaran di media sosial, konten yang di unggah bukan hanya sekedar foto atau video produk saja, tetapi bagaimana membuat konten yang dapat menarik minat konsumen terhadap produk kita. Berikut tips agar konten bisnis menjadi berkualitas.

 

a.  Membuat konten engagement

Konten ini bertujuan untuk meningkatkan pengikut media sosial dan meningkatkan engagement akun media sosial, kita dapat membuat konten yang berkaitan dengan isu terkini, atau sering disebut konten relatable. 

b. Membuat konten memperingati hari-hari besar

Hari besar seperti Idul Fitri, Natal, dan hari raya keagamaan lainnya, serta hari kemerdekaan, menjadi peluang dalam membuat konten penawaran produk, sehingga mempengaruhi minat konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

c. Membuat konten storytelling

Siapkan cerita yang berkaitan dengan keseharian target konsumen, lalu selipkan produk kita pada video/foto storytelling tersebut. Teknik ini sering disebut dengan istilah soft selling, secara tidak langsung kita mempromosikan produk kita pada postingan berisi cerita yang kita unggah di media sosial 

 

4.  Berinteraksi dengan Followers

Sering kali online shop mendapatkan pertanyaan seputar produknya dari calon konsumen, hal ini harus fast respon dijawab agar calon konsumen merasa dilayani dengan baik. Selain itu, berinteraksi dengan Followers juga akan meningkatkan customer trust agar Followers melakukan pembelian. Interaksi tidak hanya terjadi di direct message saja, tetapi manfaatkanlah fitur Instastory Instagram lain untuk berinteraksi, seperti fitur polling, this or that, comment box, dan lainnya.

 

5.  Gunakan fitur IG ads

Instagram Ads atau dikenal IG ads adalah fitur beriklan di Instagram. Fitur ini sangat berguna bagi pebisnis untuk mempromosikan produknya, caranya cukup sederhana, dengan membayar sesuai ketentuan harga pada fitur tersebut, produk kita akan muncul di beranda orang lain yang meminati produk kita, pihak instagram sendiri sudah merancang algoritma iklan ini, agar produk kita dapat dikenal luas oleh target pasar kita, sehingga penjualan dan Followers dapat meningkat.

 

6.  Berkolaborasi dengan Influencer potensial

Influencer adalah orang yang memiliki followers yang banyak, dan dapat mempengaruhi followersnya dengan ucapannya. Caranya dapat melakukan endorsement  atau jasa paid promote. Kita membayar kepada pihak Influencer dan memberikan produk yang akan kita promosikan kepadanya, lalu Influencer tersebut akan mempromosikannya secara langsung melalui akun media sosialnya, dengan cara ini akan meningkatkan brand awareness dan meningkatkan followers online shop yang dipromosikan, hingga terjadinya pembelian.

Dengan menerapkan strategi yang tepat, media sosial sangat berpotensi untuk mengembangkan bisnis, pemasaran menggunakan media sosial ini harus dimanfaat sebaik mungkin agar bisnis yang akan dirintis dapat meraih kesuksesan. Karena di zaman digital yang serba ada ini, kita harus mampu untuk memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin.

 

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved